Suara.com - Sebuah studi terkini menunjukkan kebiasaan ngemil pada malam hari dapat merusak fungsi kognitif otak. Menurut peneliti, hal ini terkait dengan gangguan pada hippocampus yang berperan dalam menyimpan memori.
Untuk mendapatkan temuan ini peneliti dari Universitas California melakukan pengujian pada tikus yang diberi makan saat waktu tidur tiba. Hasilnya keesokan harinya tikus mengalami penurunan kemampuan mengingat.
Pada studi yang dipublikasikan dalam jurnal e-Life, peneliti mengatakan bahwa saat tidur tikus menghasilkan protein yang disebut CREB, kunci utama untuk meningkatkan kemampuan otak dalam menyimpan memori.
"Melalui pengujian terhadap tikus, kami menemukan bahwa makan pada jam yang seharusnya tidur memainkan peran dalam menurunkan fungsi kognitif," ujar peneliti utama, Dawn Loh.
Meski belum diujikan kepada manusia, peneliti yakin bahwa hal ini mungkin terjadi pada mereka yang menjalani pekerjaan pada shift malam.
"Kami berharap temuan ini bisa menjadi peringatan bagi banyak orang agar mempertimbangkan kebiasaan ngemil atau justru makan utama pada malam hari untuk terhindar dari risiko pikun lebih awal," pungkasnya. (Daily Mail)
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!