Suara.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bakal melakukan patroli jalan raya di atas jalan tol pada malam pergantian tahun 2015. Kegiatan itu disebut sebagai patroli sodok.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Wilayah Jakarta Utara Direkrotat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Sudarmanto, mengatakan pengamanan lalu lintas yang dinamakan patroli sodok itu guna mengantisipasi adanya masyarakat yang merayakan tahun baru dengan menyalakan petasan.
"Kita juga menambah lokasi pengamanan di atas jalan tol. Di atas tol kita lakukan pengamanan patroli sodok. Karena tahun sebelumnya, pada saat merayakan tahun baru, masyarakat itu berhenti di tol, masyarakat kerap menyalakan petasan yang diarahkan ke bawah tol. Ini yang perlu diantisipasi," kata Sudarmanto di Polres Jakarta Utara, Sabtu (26/12/2015).
Menurutnya, patroli di atas tol tersebut juga untuk mengantisipasi tindakan kriminal yang kerap terjadi di malam pergantian tahun. Dalam patroli sodok ini, pihaknya juga akan dibantu jajaran reserse Polda Metro Jaya.
"Ini bukan hanya pengamanan lalin. Tidak kemungkinan akan ada street crime. Maka dari itu akan dikerahkan petugas berpakaian preman," katanya.
Lebih lanjut, Sudarmanto juga mengatakan dalam operasi patroli ini, pihaknya juga akan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menertibkan pedagang kaki lima yang kerap menjamur di pinggir-pinggir jalan raya Ibu Kota pada malam pergantian tahun.
"Jalan arteri di bawah, untuk membantu lalu lintas Satpol PP akan mengantisipasi PKL. Itu juga menjadi fenomena yang harus diantisipasi," kata Sudarmanto.
Berita Terkait
-
Truk Barang Dilarang Beroperasi Antisipasi Macet Malam Tahun Baru
-
Arus Balik Liburan, Truk Besar Dilarang Masuk ke Jakarta
-
Skema Polda Metro Hadapi Arus Balik Liburan Natal dan Tahun Baru
-
Presiden Jokowi akan Rayakan Tahun Baru di Raja Ampat Papua
-
Bingung Tahun Baruan di Mana? 5 Hotel Ini Tawarkan Promo Menarik
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur
-
Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah