Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan rombongan dijadwalkan akan merayakan tahun baru di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, pada akhir tahun ini sebagai bagian dari kunjungan kerjanya ke dua provinsi paling timur Indonesia.
"Rencananya Pak Presiden akan menghabiskan tahun baru di Waisai, Kabupaten Raja Ampat," kata Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian di Kota Jayapura, Papua, Jumat (31/12/2015).
Menurut dia, mantan Gubernur DKI Jakarta itu direncanakan berkunjung ke Papua dan Papua Barat pada 29 hingga 31 Desember 2015 dan dijadwalkan singgah di sejumlah kabupaten, yakni Kabupaten Raja Ampat, di Papua Barat dan Kabupaten Jayawijaya serta Merauke di Papua.
Di Raja Ampat, presiden ketujuh RI itu, berencana melihat matahari terbit diawal tahun 2016 dari Waisai, ibukota Kabupaten Raja Ampat.
Kemudian ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya akan meresmikan gedung otonom dan pembangunan bandara.
Sementara di Merauke, mantan Wali Kota Solo itu dijadwalkan meresmikan 10 ribu hektar lahan pertanian.
"Terkait pengamanan kami akan menyiagakan seribu personil," katanya.
(Antara)
Berita Terkait
-
BUMN Ini Sulap Kampung Mutus Jadi Mandiri, Ekonomi Warga Melejit 87,5 Persen
-
Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Kemandirian Masyarakat 3T
-
Disebut Danai Ijazah Palsu Jokowi, Jusuf Kalla Laporkan Pencemaran Nama Baik
-
Perbedaan Mencolok Hampers Jokowi dan Prabowo: Camilan Tradisional vs Bahan Dapur
-
Raja Ampat Buktikan Konservasi Laut Bisa Sejahterakan Masyarakat Pesisir: Bagaimana Caranya?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar
-
Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo
-
AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi
-
Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh
-
Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu
-
Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit
-
Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis