Suara.com - Kepolisian Munich, Jerman sudah mengetahui nama-nama terduga peneror bom tahun baru di negaranya, Kamis (31/12/2015) kemarin. Namun polisi merahasiakannya.
Kepala Kepolisian Munich, Hubertus Andrae menjelaskan polisi tidak tahun keberadaan mereka. Dugaannya mereka ada di Munich, atau bisa juga tidak ada di Jerman. Sehingga belum ada informasi keberadaan mereka. Meski ancaman berbunyi ancaman ledakan bom bunuh diri.
"Kami menerima nama-namanya. Tapi kita tidak bisa mengatakan jika mereka berada di Munich atau bahkan di Jerman," kata Andrae.
"Pada titik ini kita tidak tahu apakah nama-nama ini sudah benar, jika orang-orang ini ada, atau di mana mereka. Jika kami tahu ini, akan ada langkah yang jelas. Tapi kami tidak memiliki informasi bahwa orang-orang ini di Munich atau di Jerman, "tambahnya.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Bavaria Joachim Herrmann mengatakan laporan intelijen Prancis, mengindikasikan bahwa kelompok militan ISIS berada di balik serangan yang direncanakan.
Polisi memiliki informasi jumlah peneror sebanyak 5 atau 7 pembom bunuh diri. Namun pengeboman ini belum terjadi. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan