Suara.com - Kepolisian masih melacak peneror bom di tempat perbelanjaan Mal Teras Kota di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan. Polisi menyebut pelaku hanya iseng meneror.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian mengatakan, meski pelakunya bermotif iseng, polisi tetap melakukan penyelidikan.
"Kita kira orang iseng, tapi akan kita selidiki kita akan cari pelaku tersebut," kata Tito di temui Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan Jumat (1/1/2016).
Tito mengatakan ancaman bom itu dituliskan dalam selembar tisue. Dia meminta pengunjung mal tetap waspada.
"Kita akan telusuri siapa yang nulis pesan teror itu. Tapi saya minta tidak terlalu over, itu seperti orang iseng," kata Tito.
Kamis siang kemarin petugas kepolisian mensterilkan Teras Kota dari ancaman peledakan bom. Ancaman itu diketahu saat petugas kebersihan PT Carfast, Abdul Mukti (18) membersihkan toilet pria di lantai satu mall. pukul 14.30 WIB. Mukti itu menemukan secarik tisue bertuliskan ancaman bom yang berada di dalam tong sampah kloset nomor tiga.
Mukti mengambil kertas tisue kemudian memberitahukan kepada petugas keamanan Teras Kota, Adi. Kemudian Adi melaporkan ke petugas Binmas Polsek Serpong.
Dalam tisue itu bertuliskan "pesan ini saya sampaikan bahwa tepat jam 00.00 WIB, saya akan meledakan Mal Teras Kota sebagai tanda jihad. Allahuakbar IKKEH".
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita
-
Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja
-
Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun
-
Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom
-
Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia
-
Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got
-
LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon
-
Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang
-
Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal
-
Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun