Rapat paripurna DPR [suara.com/Bagus Santosa]
Beberapa saat setelah disahkan menjadi ketua DPR, anggota Fraksi Golkar Ade Komaruddin langsung tancap gas dalam pembuatan legislasi. Pada periode 2014-2019, DPR baru menetapkan tiga undang-undang.
Ade mengatakan pimpinan DPR berkomitmen untuk membangun komunikasi yang lebih intensif dengan seluruh fraksi sehingga kinerja dewan menjadi lebih produktif.
"Pelaksana pimpinan telah menjelaskan, proses legislasi kurang produktif, baru tiga UU yang dihasilkan. Ini harus dievaluasi dan instropeksi. Ke depan, harus lebih produktif. Dengan kebersamaan fraksi yang ada, pimpinan DPR berkomitmen untuk mengelola DPR dengan baik. Yang dilakukan bukan hanya secara formal, tapi informal juga akan dilakukan intensif," kata Ade dalam pidatonya pada rapat paripurna, DPR, Senin (11/1/2016).
Dia menjanjikan tidak akan ada lagi perpecahan di antara fraksi. Semuanya satu dan berkomitmen untuk menyelesaikan segala masalah secara bersama-sama.
"Dan, terkahir, kita harus berterimakasih kepada Ketua DPR lalu Setya Novanto yang sebelumnya telah bekerja untuk DPR," kata Ade.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya