Suara.com - Sejumlah lelaki bersenjata meledakan diri dengan rompi bom di badannya di Kompleks perbelanjaan di Baghdad, Senin (11/1/2016) waktu setempat. Selain itu sebuah mobil meledak di kawasan itu juga.
Serangan ini diklaim dilakukan ISIS. Ada 18 orang tewas dan 40 lainnya luka-luka.
Sementara itu, dua bom juga meledak kemudian setelah ledakan tadi di kota timur Muqdadiyah. Di sana ada 20 orang tewas dan 50 orang lainnya luka-luka. Jumlah itu kemungkinan akan terus bertambah.
Reuters melansir, ISIS di utara dan barat Irak mengklaim bertanggungjawab atas seragan mal itu. Mereka menyebut, "menolak kafir".
Korban yang berjatuhan itu tercatat paling banyak dalam 3 bulan terakhir. Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Irak, Saad Maan mengatakan ISIS sudah menjadi kelompok teroris yang merugikan. Negaranya dirugikan atas kejadian itu.
Kata dia ada dua polisi yang menjadi korban serangan. Sementara ada 5 orang ditembak mati oleh orang-orang bersenjata yang menyerbu mal. Lainnya ada enam orang tewas ketika mereka penyerang dan meledakkan rompi.
"Pasukan keamanan di tempat kejadian dan berhasil memulihkan luka-luka. Situasi terkendali," klaim Maan. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Ini Identitas Pria Anggota ISIS yang Ditembak Mati Polisi Paris
-
Perjanjian Bersejarah Antara Korsel-Jepang Terbentur Soal Patung
-
ISIS Bajak Akun Facebook Aktivis Suriah Usai Habisi Nyawanya
-
ISIS Rilis Video Berisi Eksekusi Lima Mata-Mata
-
Teror Bom Jerman, Penjagaan Polisi di Stasiun Munich Berkurang
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Terima Rp5,5 Miliar dari Perusahaan Keluarga
-
Spanyol Buka Suara: Amerika Serikat Tak Beri Peringatan Sekutu Sebelum Serang Iran