Suara.com - Tak lama setelah terjadi ledakan beradah yang merenggut enam korban di sekitar kawasan Sarinah, Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016), Kepala Badan Intelijen Negara Sutiyoso datang ke lokasi.
Menurut pengamatan Suara.com, setelah turun dari kendaraan Sutiyoso mengamati dari dekat gedung Sarinah yang berada di seberang gedung Jakarta Theater.
Sutiyoso belum dapat memberikan penjelasan kepada wartawan.
Selain Sutiyoso, sekitar jam 12.00 WIB tadi, di lokasi juga terlihat Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Budi Gunawan.
Kapolres Jakarta Pusat Komisaris Besar Hendro Pandowo juga terlihat di lokasi bersama pejabat-pejabat Mabes Polri.
Ledakan terdengar sekitar tujuh kali di sekitar Sarinah. Ledakan ketujuh terjadi justru ketika ratusan polisi dan tentara telah berada di situs serangan teror itu.
Ledakan terjadi ketika mereka tengah memburu para pelaku serangan yang sebagian di antaranya diyakini masih hidup dan bersembunyi di area itu.
Hingga saat ini, kawasan Sarinah masih mencekam. Terlihat polisi sedang mengepung Djakarta Theatre. Sekitar 20 tentara pun turun ikut mengamankan wilayah itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang
-
Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China
-
Wamen PANRB Dorong Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Program Sekolah Rakyat
-
PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi
-
Divonis 4 Tahun Bui, Korupsi Pendidikan di Masa Pandemi Perberat Hukuman Ibam
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar
-
Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook