Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengutuk kelompok bersenjata meneror di sekitar kawasan Sarinah, Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016) siang, dan menewaskan sejumlah orang.
"Kami tentu mengutuk perbuatan seperti ini. Menghilangkan nyawa orang seenaknya. Ini tindakan pengecut, tindakan pengecut yang nggak dibenarkan seluruh ajaran agama," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta.
"Karena anda bukan Tuhan untuk menghilangkan nyawa orang. Apalagi membangkitkan teror," Ahok menambahkan.
Pemerintah DKI Jakarta telah menyerahkan penanganan teror ini kepada Polri dan TNI.
"Kami bantu dari dinas perhubungan turun mengatur lalu lintas, pemadam kebakaran juga standby, ambulance semuanya," kata Ahok.
Ahok mengatakan sinyalemen akan ada teror di Jakarta sudah muncul jelang Natal dan tahun baru 2016.
"Nah selewat itu, kejadian ini saya belum tahu kepastian seperti apa. Sebenarnya kepolisian sudah sangat tanggap. Tapi kalau betul-betul bom bunuh diri kan susah," katanya.
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi