Suara.com - Sembilan korban pemboman dan penembakan di pos polisi depan Gedung Sarinah dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
Berdasarkan pantauan Antara, Kamis, nama-nama sembilan korban tersebut terpampang di pusat informasi UGD RSPAD Gatot Subroto.
Sebelumnya, hanya tujuh orang korban yang dirujuk ke RSPAD, namun data terbaru, ada dua korban lagi yang dirujuk ke sana.
Selain itu, suasana di RSPAD tampak dijaga sangat ketat oleh aparat kepolisian dengan persenjataan lengkap.
Sementara itu, untuk sementara waktu, pengunjung juga dilarang masuk ke dalam RSPAD.
Sampai saat ini, pihak RSPAD belum memberikan informasi terkait kondisi para korban tersebut.
Berikut daftar korban yang dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto:
1. Budi Rachmat (35), Alamat: Green Depok City, Blok Anggrek 2
2. Aiphi Dadi Mulyadi (48), Lantas Jakarta Pusat unit Menteng
3. Aiptu Budiono (43), Polres Jakarta Pusat
4. Anggun Artikasari (24), Alamat: Condet, Jakarta Timur.
5. Chairil Islamubin (21), Alamat: Grogol, Jakarta Barat.
6. Yohannes Antonius Maria (48), Alamat: Jalan Bangka.
7. Mr X warga negara asing
8. Permana bin Asep Yanto(24), Alamat: Bojong Gede
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional