Suara.com - Kepolisian RI telah menangkap 13 orang yang diduga kelompok teroris di berbagai tempat pascatragedi bom Thamrin. Dari belasan terduga teroris itu, Polisi menetapkan enam orang sebagai tersangka yang diduga terlibat dalam serangan bom dan penembakan di kawasan Jalan MH Thamrin pada Kamis (14/1/2016) pekan lalu.
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan keenam tersangka itu berperan penting dalam serangan bom Thamrin.
"Saya tidak bisa jelaskan secara keseluruhan, salah satu tersangka itu menyiapkan casing untuk bom," kata Haiti saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (20/1) malam.
Namun ia masih merahasiakan indetitas para tersangka tersebut lantaran masih dalam pengembangan. Penetapan tersangka teroris itu telah melalui ketentuan ekspose atau gelar perkara.
"Kemarin sudah diekspose di depan saya, bahwa ada enam diantara yang ditangkap ini sudah bisa ditetapkan sebagai tersangka," ujar dia.
Saat dikonfirmasi mengenai para tersangka dari jaringan mana, Haiti bungkam.
"Belum bisa saya sampaikan," katanya.
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia