Suara.com - Satu sekolah di La Loche di Saskatchewan Utara di Kanada Barat pada Jumat (22/1/2016) menyatakan sekolah itu sedang menangani situasi darurat berupa penembakan di sekolah dan meminta warga agar menjauh.
Menurut CTV News, seorang pejabat dari Northern Lights School Division berbicara mengenai seorang "penembak yang aktif" di Gedung Sekolah Dene, tapi sejauh ini jumlah jiwa belum diketahui.
Ken Ladouceur, Direktur Pendidikan di wilayah tersebut, mengatakan ia menerima telepon dari Kepala Sekolah La Loche Community School tak lama setelah pukul 13.00 waktu setempat.
Kepala Dinas Pemadam di kota itu juga mengatakan seorang anak lelaki yang memiliki senjata api ditahan.
Kepolisian La Loche mengatakan dalam siaran pers bahwa polisi berada di lokasi "peristiwa serius" di Sekolah Menengah Dene, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu pagi. Gedung sekolah tersebut, tempat belajar siswa Kelas 7 sampai 12, kini ditutup.
Polisi juga meminta wali murid dan warga tak mendekati gedung sekolah tersebut sebab situasi aktif dan penyelidikan sedang dilakukan.
La Loche adalah permukiman terpencil Dene dengan sebanyak 3.000 warga di Pantai Utara Lac La Loche di daerah hutan utara. (Antara)
Berita Terkait
-
3 Fakta Viral WNI Ditembak di Perbatasan Timor Leste, Polisi Turun Tangan!
-
Polisi Penembak Gamma Divonis 15 Tahun Penjara
-
Kasus Polisi Tembak Mati Pelajar, Hakim Vonis Aipda Robig 15 Tahun Penjara: Coreng Citra Polri!
-
Terdakwa Penembakan Gamma Dituntut 15 Tahun Penjara
-
Potret Kopda Basar Jalani Rekonstruksi Kasus Penembakan 3 Anggota Polri
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat