Suara.com - Munculnya nama Pengurus Harian DPP Partai Demokrat Hasnaeni Moein yang bakal bertarung di Pilkada DKI 2017 mendatang. Perempuan yang lebih dikenal dengan "Wanita Emas" itu bakal bersaing dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang menjadi calon petahana.
Hasnaeni ini beberapa waktu lalu membagikan uang pecahan Rp5.000 di kolong tol Penjaringan, Jakarta Utara. Ahok tidak ambil pusing dia membagikan uang.
Ahok malah berharap kampanye uang yang dilakukan seperti Hasnaeni juga diikuti oleh para rival-rivalnya yang berniat bertarung dengan Ahok di Pilkada 2017.
"Kalau calonnya bagi-bagi uang yang untung kan warga Jakarta. Saya justru berharap, orang-orang yang bagi uang kayak beliau itu tambah banyak. Lumayan warga Jakarta dapat duit," kata Ahok usai menghadiri peresmian Griya Gusdur di Jalan Taman Amir Hamzah, Matraman, Jakarta Pusat, Minggu (24/1/2016).
Saat dikonfirmasi soal tudingan Ahok tidak pernah melakukan blusukan ke pemukiman warga. Mantan Politikus Partai Gerindra itu menanggapi dengan santai.
"Kalau dibilang nggak pernah blusukan, berarti dia nggak pernah kenal aku. Dia nggak tahu aku Sabtu dan Minggu blusukan," kata Ahok.
Namun saat disinggung, apakah dirinya mau dipasangkan dengan Hasnaeni dalam Pilkada DKI 2017, Ahok mengatakan dirinya mau digadang dengan Hasnaeni jika diberikan emas.
"Kalau dia bagi-bagi emas (mau)," kata Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan