Suara.com - Ketua Umum partai Golkar Munas Bali, Aburizal Bakrie merasa mendapatkan dukungan dari Pemerintah atas penyelenggaraan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas).
Sebab dua Menteri Kabinet Kerja hadir di Rapimnas Golkar kubu Ical. Mereka adalah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly dan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan. Rapimnas digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (23/1/2016) kemarin.
"Datangnya Yasonna (Menkum HAM) mengatakan bahwa Rapimnas ini sah," kata Ical di lokasi Rapimnas, Minggu siang.
Sementara itu, Ketua tim Transisi partai Golkar yakni Jusuf Kalla tak hadir dalam pembukaan Rapimnas kemarin. Ical mengklaim sudah menghubungi Wakil Presiden tersebut mengenai Rapimnas ini. Namun dia belum bisa memastikan apakah Kalla akan hadir di hari penutupan Rapimnas atau tidak, sebab belum ada konfirmasi.
"Belum tahu kami. Saya sudah berkomunikasi dengan beliau, dia bilang ke saya bagus," ujar dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan