Suara.com - Bupati Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tarmizi Saat meminta seluruh jamaah Ahmadiyah di daerahnya segera pindah ke daerah lain sesuai kesepakatan yang telah ditandatangani sebelumnya.
"Saya minta seluruh warga jamaah Ahmadiyah segera pindah ke daerah lain karena kegiatannya dianggap telah mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat," katanya di Sungailiat, Senin (25/1/2016)
Tarmizi Saat menjelaskan, dalam kesepakatan itu jamaah Ahmadiyah menyatakan kesediaan untuk pindah ke daerah lain paling lambat 5 Februari 2016.
"Saya berharap pihak Ahmadiyah dapat mematuhi kesepakatan yang sudah ditandatangani itu dan kami akan menjamin keamanan serta keselamatan jamaah itu saat pindah," ujarnya.
Jika sampai batas waktu yang telah disepakati ternyata para jamaah Ahmadiyah masih belum untuk pindah, bupati mengatakan pihaknya dan juga aparat kepolisian tidak dapat menjamin keamanan dan keselamatan mereka.
"Kami tidak lagi dapat menjamin keselamatan dan keamanan kelompok jamaah Ahamdiyah jika masih tetap bertahan di Kabupaten Bangka sampai dengan batas waktu yang telah disepakati," katanya.
Tarmizi Saat menegaskan pihaknya lebih mengedepankan kondisi daerah yang aman dan tertib serta bebas dari semua ancaman gangguan kamtibmas, sementara keberadaan kelompok Ahmadiyah sendiri dinilai sudah menganggu kenyamanan masyarakat.
"Kesepakatan yang disetujui oleh pihak Ahmadiyah untuk pindah ke tempat lain bertujuan untuk saling hormat dimana kelompok itu mungkin akan lebih aman di daerah lain dibanding jika tinggal di daerah ini tetapi ditolak masyarakat," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi