Suara.com - Tiga puluh lima restoran populer yang menjual hidangan dan makanan ringan ditemukan telah menggunakan opium sebagai bumbunya, menurut keterangan dari regulator keamanan makanan Cina.
Para pemilik 25 restoran telah diserahkan kepada departemen keamanan publik untuk investigasi kriminal, kata pihak berwenang Cina yang menangani makanan dan narkoba. Sedangkan 10 restoran lainnya berada di bawah penyelidikan pemerintah.
Rumah makanan yang beberapa merukapan restoran lokal terkenal, termasuk Restoran Huda di Beijing, yang menyajikan kuliner istimewa lobster pedas.
Menambahkan opium untuk hidangan telah melanggar hukum keamanan pangan Cina, di mana melarang perusahaan untuk menjual makanan dibuat dengan bahan non-makanan atau bahan kimia, kecuali untuk aditif makanan. Pelanggaran bisa mengakibatkan denda atau hukuman pidana.
Luo Yunbo seorang profesor keamanan makanan dan nutrisi di Universitas Pertanian Cina mengatakan bahwa opium merupakan narkoba dan penyebab kecanduan dan berbahaya bagi kesehatan jika berlebihan, dan itu dilarang digunakan dalam makanan di Cina. (Asia One)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar