Suara.com - Markas Besar Polri mengatakan Rabu (2z/1/2016) dini hari tadi terjadi ledakkan bom di Jalan Yusuf Nasri Angkasa Puri, Kelurahan Pasir Putih, Jambi. Ledakkan bom itu dilakukan oleh dua teroris dengan mengendarai sepeda motor.
"Kami membenarkan dini hari tadi pukul 02.30 wib terjadi ledakan di Jambi. Ada dua orang pakai sepeda motor membawa benda dan meletakkan benda itu di jalan raya, persis depan toko," kata Irjen Pol Anton Charliyan, Kepala Divisi Humas Polri di kantornya, Rabu siang (27/1/2016).
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi bom ditemukan material bekas ledakan berupa paku, gotri dan lan sebagainya. Kekuatan ledakan bom tersebut low eksplosif. Hasil penyelidikan sementara aksi teror bom di Jambi ini tidak ada kaitan dengan pelaku bom Thamrin beberapa waktu lalu.
"Hasil penyelidikan sementara oleh tim, teror bom ini nggak ada kesamaan dengan pelaku teror bom di Thamrin. Bom-nya low eksplosif," ujar dia.
Ledakkan bom itu tidak memakan korban jiwa. Saat ini tim Datasemen Khusus 88 Antiteror Polri masih menyelidiki pelaku.
"Sementara ini jaringannya belum bisa kami tentukan. Sehingga pelaku belum bisa diidentifikasi. Korban nihil," katanya.
Anton menambahkan, bom tersebut meledak 30 menit setelah dua pelaku kabur. Diduga bom telah diatur dengan waktu karena ditemukan material pemantiknya.
"Jadi di lokasi ada switching-nya (pemantik bom)," ungkap Anton.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Sebut Pengunjung Kere, Lippo Mall Jadi Bulan-bulanan di Twitter
Jessica Beberkan Sikap Polisi yang Dianggapnya Sangat Kasar
Kata Ayu Ting Ting soal Vila Rp7 M di Puncak
Berita Terkait
-
Dua Jenazah Teroris Thamrin Diambil Keluarga Hari Ini
-
Polisi Selidiki Napi Teroris Curi Sembilan Senpi di Penjara
-
Revisi UU Terorisme Diharap Selesai Dua Minggu Lagi, Apa Isinya?
-
Pakar Minta Indonesia Tolak Bantuan Asing untuk Berantas Teror
-
Politisi PKS: Pesantren Ajarkan Cinta Tanah Air, Bukan Radikal
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Rustam Effendi Piliang Sebut Pratikno Otak Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo
-
Dunia di Ambang Krisis Avtur, Harga Tiket Pesawat Bisa Melonjak
-
Di Balik Ambisi B50 Dikritik: Diklaim Hemat Energi, Tapi Bebani Lingkungan dan Rakyat
-
Tinjau Sekolah Rakyat Sigi, Gus Ipul Pastikan Laptop Dimanfaatkan untuk Kegiatan Belajar
-
KPK Limpahkan Suap Impor Bea Cukai ke Pengadilan Tipikor, Nilai Lebih Rp40 Miliar
-
Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag, KPK Periksa Staf PBNU Syaiful Bahri
-
Presiden Xi Jinping Telepon Pangeran Arab Saudi Desak Selat Hormuz Dibuka
-
Bos FBI Klaim Punya Bukti Kecurangan Pemilu 2020, Joe Biden Bakal Ditangkap?
-
Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
-
Polisikan Ade Armando dan Abu Janda, Advokat Maluku Bawa Bukti Pelintiran Video JK