Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tetap tak akan mengizinkan becak beroprasi di Ibu Kota. Hal ini menyusul kantornya yang berada di Balai Kota DKI Jakarta didemo oleh ratusan tukang becak yang tergabung dalam Serikat Becak Jakarta (Sebaja).
Pemerintah Provinsi DKI dikatakan Ahok mengacu pada Peraturan Daerah No 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, becak dilarang beroperasi di Jakarta.
"Kemarin sudah datang ke saya (tukang becak) bilang galau (karena becaknya selalau dirazia petugas), dia alasannya masa mereka tak punya hak untuk usaha. Saya kira hak usaha ada tapi becak nggak bisa," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (28/1/2016).
Ahok menjelaskan sebelumnya pemerintah DKI memperbolehlan becak beroperasi di area pasar, dan permukiman warga. Namun saat ini para tukang becak mulai menyimpang dari kesepakatan awal.
Banyaknya becak yang beroprasi di jalan-jalan Ibu Kota membuat Ahok meminta petugas Satpol PP untuk melakukan razia.
"Dulu kan saya toleransi hanya berjualan di dekat pasar, di gang boleh. Eh lama lama dia makin ke jalan raya sampai bypass ada," kata Ahok.
Selain itu Ahok juga menuturkan larangan becak ini sebenarnya sudah ada sdari masa Gubernur DKI Jakarta yang ke-12, Wiyogo Atmodarminto. Kalau itu, peraturan yang mengatur mengenai larangan becak beroperasi di Ibu kota adalah Perda Nomor 11 tahun 1988.
"Aduh, kalau mau ramah lingkungan balik lagi jaman baheula aja (nggak usah ada becak)," jelas Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali