Aparat kepolisian telah menahan Jessica Kumala Wongso, tersangka kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin (27). Jessica dijebloskan ke ruang tahanan Direktorat Perawatan Tahanan usai ditangkap dan menjalani pemeriksaan selama hampir 13 jam pada Sabtu (30/1/2016) kemarin.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Musyafak mengatakan tidak ada tanda-tanda depresi saat Jessica dibawa ke ruang tahanan. Dia juga memastikan jika kondisi kesehatan Jessica juga baik.
"Waktu pas ditahan, kita periksa belum ada, masih dalam keadaan normal, tensi bagus, kemudian tanda-tanda lain masih bagus, belum ada tanda-tanda gangguan kesehatan," kata Musyafak saat dihubungi, Minggu (31/1/2016).
Menurutnya sebelum dilakukan penahanan, pihak kepolisian mengecek kondisi kesehatan Jessica. Hal itu, kata Musyafak, untuk menjamin tidak ada ganguan kesehatan yang dialami Jessica di ruang tahanan.
"Pertama kali datang kita periksa kondisi awal, kami lakukan pemeriksaan supaya enggak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," katanya.
Lebih lanjut, Musyafak juga mengatakan pemeriksaan kondisi kesehatan para tahanan dilakukan atas izin dari pihak penyidik.
"Pertama kita periksa, berikutnya tergantung permintaan penyidik," kata dia.
Sebelumnya, Direktur Perawatan Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Barnabas mengatakan jika ruangan Jessica dipisahkan dengan tahanan lainnya. Pihak keluarga, kata dia, juga belum ada rencana untuk menjenguk karena berbarengan dengan hari libur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil
-
Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang