Meski telah menetapkan Jessica Kumala Wongso sebagai tersangka kasus kematian Wayan Mirna Salihin (27), penyidik Polda Metro Jaya hingga kini belum membeberkan motif pembunuhan yang menggunakan racun sianida tersebut.
Mirna tewas setelah menyeruput es kopi Vietnam di kafe Olivier, Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2016).
Kuasa Hukum Jessica, Andi Joesoef pun meminta kepolisian bisa menjelaskan secara gamblang keterlibatan kliennya dalam kasus "Kopi Maut Mirna" pasca kliennya ditetapkan sebagai tersangka. Pasalnya, dia menganggap pembawaan Jessica yang nampak tenang dan tidak ada raut muka mencurigakan bisa dianggap sebagai pembunuh Mirna.
"Jangan melihat (wajah) Jessica ini smile face, oh ini orang yang gampang tertawa pasti menyembunyikan sesuatu," kata Andi saat dihubungisuara.com, Minggu (31/1/2016).
Andi sebelumnya juga mengatakan bakal memikirkan untuk melayangkan gugatan praperadilan terkait penetapan Jessica sebagai tersangka.
"Itu nanti akan kita pikirkan dengan tim. Tim kita juga ada dokter. Nanti kita diskusikan," katanya.
Untuk mematangkan rencana gugatan praperadilan tersebut, pihaknya akan mengumpulkan saksi ahli yang nantinya bakal dihadirkan di persidangan. Dikatakan Andi, saksi tersebut harus memiliki kemampuan agar bisa mematahkan sangkaan yang ditujukan kepada kliennya.
"Nantinya kita juga akan hadirkan saksi ahli yang kita anggap kapabel, jadi saksi ahli itu yang normatif memberikan pendapatnya," kata Andi.
Namun, Andi belum bisa merinci berapa ahli yang nantinya akan dihadirkan di persidangan gugatan praperadilan.
"Ya nantilah kita lihat kebutuhannya," katanya.
Suara.com - BERITA MENARIK LAINNYA:
Keluarga Jessica 'Menghilang' Pascapenangkapan
Indra Bekti Terseret Pelecehan Seks, Regina Labrak Krisna Murti
Nenek Ini Minta Foto Bareng Lalu beri 200 Ringgit ke Baim Wong
CIA Buka Ribuan Dokumen Rahasia tentang Alien
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Viral Aksi Cabul Maling di Jagakarsa: Mondar-mandir Sambil Masturbasi Lalu Gondol Komponen Mobil
-
Ferry Irwandi Bongkar Kejanggalan Kasus Korupsi Amsal Sitepu: Paling Konyol dan Memalukan
-
KPK Ungkap Tersangka Kasus Haji Ketum Kesthuri Berada di Arab Saudi
-
Orang Kepercayaan Riza Chalid Bantah Desak Pertamina Sewa Terminal BBM PT OTM
-
Kejar Bukti Tambahan, KPK Tambah Durasi Penahanan Eks Menag Gus Yaqut 40 Hari ke Depan
-
Terbongkar! Rahasia Cairan Black Dollar WNA Liberia yang Kuras Rp1,6 Miliar: Cuma Air Detergen
-
Singgung Negara-negara Lain Mulai Krisis Energi, Zulhas: Indonesia Bersyukur Punya Presiden Prabowo
-
Zulhas di Rakernas PAN: Konflik Israel-Iran 'Biadab' dan Di Luar Batas Kemanusiaan
-
Perubahan Iklim Tekan Produksi Pangan, BRIN Dorong Adaptasi dan Mitigasi
-
SPPG Kemayoran Distribusikan Makan Bergizi Gratis, Libatkan 70% Warga Sekitar