Suara.com - Presiden Joko Widodo akan melantik sejumlah gubernur yang terpilih dalam pemilihan kepala daerah serentak, di Istana Negara, pada pertengahan Februari 2016.
"Mendagri telah meminta waktu dan menyodorkan waktu minggu kedua pada bulan Februari untuk pelantikan gubernur yang tidak ada masalah," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/2/2016).
Tujuh gubernur yang akan dilantik yaitu untuk Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sulawesi Utara, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara.
Dia menjelaskan gubernur terpilih yang masih menjadi sengketa sekarang tinggal di Kalimantan Tengah.
"Yang lainnya sudah selesai, maka pelantikan Gubernur akan dilakukan di Istana," ujar dia.
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berharap pelantikan terhadap tujuh gubernur dilakukan segera setelah Jokowi pulang dari lawatan ke Amerika Serikat.
"Sementara yang sudah pasti ada tujuh gubernur yang akan dilantik Presiden di sini (Istana). Mudah-mudahan setelah beliau kembali dari Amerika (pertengahan Februari) akan dilakukan pelantikan," katanya.
Sedangkan gubernur di luar yang tujuh orang itu, akan dilantik di daerah masing-masing.
"Setelah dilantik di provinsi, mereka akan diundang oleh Presiden ke Istana untuk diberi pengarahan," kata dia.
Tjahjo juga mengatakan jumlah kepala daerah tingkat bupati dan wali kota yang juga akan dilantik lebih dari 200 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat