Suara.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar mengatakan tidak masalah kalaupun dilakukan kocok ulang Kabinet Kerja jilid II. Hal ini menyusul perubahan peta politik yang ditandai masuknya sejumlah anggota Koalisi Merah Putih ke pemerintah.
"Oh nggak kok, tidak khawatir, tidak ada masalah kok. Pak Jokowi sendiri tahu persis siapa berperan selama ini, yang keringetan siapa, yang nggak keringetan siapa, kan gitu,” kata Muhaimin menjelang pembukaan Mukernas PKB di JCC, Senayan, Jumat (5/2/2016).
Tetapi, kata Muhaimin, perombakan kabinet merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo.
“Menteri betul-betul urusan presiden, sama sekali tidak ada urusannya dengan partai politik . Itu semua urusan Presiden,” kata Muhaimin.
Muhaimin menegaskan perombakan Kabinet Kerja sama sekali tidak didasari transaksi jabatan.
“Kalau transaksi jabatan, dari awal tidak menjadi semangat, maka mau dapat menteri mau tidak dapat menteri, saya kira biasalah, (tapi) wajar-wajar saja kalau ada yang masuk,” kata Muhaimin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli