Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi membuka Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, pada Jumat (5/2/2016) malam.
Dalam pidato sambutannya di acara tersebut, Jokowi mengatakan bahwa PKB merupakan partai terbuka, dalam arti bukan eksklusif milik warga Nahdlatul Ulama (NU) saja. Sehubungan dengan itu, Jokowi pun berharap agar PKB dapat tetap solid bekerja bersama rakyat.
"Saya merasa senang berdiri di hadapan 'Ikatan Gus-gus Indonesia'. Terima kasih atas kebersamaan PKB bersama pemerintah dan rakyat," ungkap Jokowi, di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (5/2).
"PKB harus bekerja di jantung rakyat; hapus ketimpangan, tekan radikalisme, perangi narkoba. PKB harus ikut memperkokoh demokrasi bangsa," kata Jokowi lagi.
Lebih jauh, Jokowi juga mengajak pada kader PKB yang memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi dengan keimanan dan ketakwaan --seperti tema yang diambil dalam Mukernas PKB kali ini-- untuk memenangkan rakyat Indonesia dalam persaingan global.
"Bekerja tidak monoton. Siapkan diri (di) era kompetisi perubahan cepat. Terapkan semangat bahu-membahu; holopis kuntul baris (seperti tema ini)," ujar Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga