Suara.com - Pengacara Jessica Kumala Wongso, Andi Joesoef Maulana, menilai proses rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin yang berlangsung di kafe Olivier, Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat, hari ini, berlangsung obyektif. Andi juga tidak mengarahkan Jessica untuk memperagakan suatu adegan yang tidak sesuai dengan fakta.
"Di rekon ini, (Jessica) nggak merasa dirugikan dan diarahkan kok," kata Andi saat ditemui wartawan, Minggu (7/2/2016).
Andi mengatakan rekonstruksi hari ini hampir sama dengan prarekonstruksi yang pernah digelar penyidik beberapa waktu lalu. Hanya saja, kata Andi, ada beberapa adegan baru yang diperagakan sesuai dengan hasil berita acara pemeriksaan.
"Nggak ada yang berbeda dari rekon sebelumnya. Ini profesional. Sesuai BAP pertama mungkin ada beberapa tambahan yang dimasukkan," katanya.
Tapi, Andi meminta penyidik agar jangan hanya fokus pada Jessica.
"Polisi jangan hanya fokus ke Jessi. Semua harus diperiksa termasuk yang mengaduk kopinya," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba