Suara.com - Hampir sepekan tersangka pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso masih menjalani tes kejiwaan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Salemba, Jakarta Pusat.
Salah satu pengacara Jessica Yudi Wibowo mengatakan penyidik tidak pernah memberitahukan mengenai tes kejiwaan yang dijalani kliennya.
"Sekarang polisi tertutup," kata Yudi kepada wartawan melalui pesan singkat, Selasa (16/2/2016).
Yudi menilai polisi tidak transparan perihal tes kejiwaan yang melibatkan ahli psikiatri RSCM itu. Dia pun menuding polisi telah sewenang-wenang dalam melakukan proses hukum terkait kasus pembunuhan Mirna yang telah menjerat kliennya sebagai tersangka.
"Ya tidak kasih tahu semau maunya (polisi) saja. Ya itu namanya bukan hukum lagi tapi kekuasaan," kata Yudi.
Hingga kini, Yudi mengaku belum mengetahui kapan polisi akan kembali memulangkan Jessica ke rumah tahanan Polda Metro Jaya.
"Saya tidak tahu ya, Tanya polisi saja," kata dia.
Jessica menjalani tes kejiwaan oleh tim psikiater di RSCM sejak Kamis (11/2/2016) lalu. Pemeriksaan tersebut untuk mengetahui kondisi kejiwaan yang selama ini belum pernah dijalani tersangka pembunuhan Mirna itu.
Polisi menganggap RSCM memiliki dokter ahli dan alat pemeriksaan psikiatrik yang lebih lengkap dibanding rumah sakit lainnya. Polda Metro Jaya juga sebelumnya telah melibatkan empat psikolog forensik dari Mabes Polri guna memeriksa Jessica.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!