Suara.com - Di kawasan prostitusi Kalijodo berdiri Gereja Bethel Indonesia dan masjid. Tempat ibadah tersebut ada kemungkinan nanti dipindahkan ke lokasi lain kalau Kalijodo benar-benar ditutup Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Di sini (Kalijodo) ada gereja. Gereja Bethel Indonesia. Masjid juga ada, di sini warga semua menyatu, harmonis di sini," kata warga Kalijodo bernama Ayi (23) kepada Suara.com di Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (19/2/2016).
Pegawai salah satu kafe di Kalijodo itu menilai Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak beradab kalau sampai membongkar tempat ibadah juga.
Ayi mengungkapkan sebagian pekerja seks komersial sering menjalankan ibadah di gereja.
"Ada PSK yang Kristen, ada yang ibadah di situ, tapi saya nggak tahu beberapa banyak PSK yang sering ibadah di gereja," kata lelaki beranak dua.
Sebelumnya, Pendeta Gereja Bethel Indonesia Timotius Sutomo mengatakan gereja ini sudah berdiri sejak 60 tahun yang lalu. Setiap minggu, tempat ibadah ini selalu penuh umat.
"Kami selalu melakukan doa di sini, sudah lama gereja ini berdiri menjadi tempat para warga di sini berdoa," kata Pendeta Timo ketika ditemui di Kalijodo, Rabu (17/2/2016).
Pendeta Timo bercerita jemaat GBI umumnya warga yang tinggal di Kalijodo dan sekitarnya.
"Jemaat ada kurang lebih 80 orang, mereka rata rata warga di sini, tapi juga ada yang sudah pindah, tapi mereka tetap melakukan kebaktian setiap minggunya di sini," kata Pendeta Timo.
Pendeta Timo menyayangkan apabila gereja juga ikut dibongkar Pemprov DKI Jakarta. Pasalnya, kata dia, selama ini aktivitas prostitusi tidak mengganggu kegiatan gereja.
"Kami di sini saling menghormati, kami rukun dengan warga, sekalipun mereka pekerja seks komersial selalu harmonis di wilayah ini. Setiap kami melakukan kebaktian, walaupun suara musik di kafe-kafe cukup keras, mereka mengerti dan mengecilkan suara musik mereka," kata Timo.
Jemaat gereja selama ini sering membaur dengan masyarakat sekitar. Mereka kerab menggelar acara bhakti sosial. Mereka juga mengajak para PSK yang beragama Kristen untuk berdoa.
"Iya kami juga mengajak mereka (PSK) untuk berdoa, tapi tidak kami paksakan ada pula yang datang, tapi jarang dan ada juga sampai sekarang berubah dan taat menjadi jemaat kami sudah tidak menjadi PSK lagi," kata Pendeta Timo.
Pendeta mengatakan kalau nanti pemerintah benar-benar menutup Kalijodo, termasuk gereja, diharapkan ada penggantinya di tempat lain.
GBI sudah berdiri sebelum prostitusi di Kalijodo marak seperti sekarang.
"Kami berharap ada gantinya kepada pak gubernur (Ahok) , karena gereja ini sudah lama berdiri lebih jauh dari Kalijodo yang dianggap tempat maksiat," kata Timo.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan