Suara.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, mengimbau umat Islam melaksanakan shalat sunnah Kusuf pada saat gerhana matahari total yang diperkirakan terjadi pada 9 Maret 2016.
"Salat Kusuf ini merupakan bentuk rasa syukur kita kepada Allah. Mensyukuri nikmatnya karena dapat melihat gerhana matahari total," kata Ketua MUI Kabupaten Mukomuko Saikun, Sabtu.
Menurut dia, gerhana matahari itu termasuk kebesaran Allah, bukan karena matinya seseorang seperti cerita orang tua dahulu.
Makanya, katanya, sebagai umat Islam harus shalat Kusuf itu untuk menghilangkan semua prasangka tentang yang ajaran agama Islam.
BACA JUGA:
Warga Kota Semarang 'Diteror' Ular Lagi
Ia meminta seluruh tokoh agama yang tersebar di 148 desa dan tiga kelurahan di daerah itu mengajak seluruh Umat Islam di wilayahnya melaksanakan shalat Kusuf.
Bupati Mukomuko Choirul Huda mengungkapkan bahwa kalau dulu banyak masyarakat yang tertipu dengan cerita yang tidak benar tentang gerhana matahari.
Sehingga, lanjut dia, dulu semua masyarakat tidak bisa melihat gerhana matahari karena orang bersembunyi di rumah sambil nonton televisi.
"Itu kan pembohong-pembohong. Artinya kita bisa berbuat dengan cara bohong untuk masyarakat, tetapi ada batasnya sekarang masyarakat tidak percaya lagi," ujarnya. (Antara)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Facebook, WhatsApp Terancam Diblokir, Ini Tanggapan Pakar
Dapatkah Anda Menemukan Sesuatu yang Berbeda dalam Gambar Ini?
Polda Metro Dapat Bukti Baru Saat Jessica Berada di Australia
Nikita Mirzani Enam Bulan Pacaran dengan Sammy
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT