Suara.com - Setelah Kalijodo selesai, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menertibkan keberadaan pemukiman kumuh di kolong jalan tol Pluit, Jakarta Utara. Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ingin eksekusinya secepatnya.
"Kolong tol Pluit bakal kami beresin hari ini juga, tanpa surat peringatan," kata Ahok di Jakarta Utara, Selasa (1/3/2016).
Perlakuan terhadap pemukiman kumuh di kolong jalan tol Pluit berbeda dengan kawasan Kalijodo.
"Enak aja elu duduk tanah gue, pakai peringatan. Itu baru dibebaskan sebulan yang lalu (tapi balik lagi), peringatan itu sopan saja yang sudah lama, yang baru mah nggak usah sopan-sopan," ujarnya.
"Sejak kapan ada sosialisasi, sekarang aku nggak mau lagi ada sosialisasi. Pokoknya yang mana RTH (ruang terbuka hijau), SP 1, 2 dan 3 bongkar saja," Ahok menegaskan.
Walaupun begitu, kata Ahok, pemerintah tetap akan memberikan kompensasi kepada warga yang memenuhi syarat untuk dapat tinggal di rumah susun.
"Dapet (rusun), kita sekarang ada 650 unit rusun yang lebih kecil tapi. Kalau nggak ada KTP DKI nggak bakal dikasih," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota, Tagih Janji Pramono soal Hunian dan Hak Dasar
-
Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR
-
Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!
-
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen
-
Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK
-
Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah
-
Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total
-
KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut
-
Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!
-
Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun