Ilustrasi KPK [suara.com/Nikolaus Tolen]
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi masih mendalami kasus dugaan suap terkait permohonan penundaan penyerahan putusan kasasi di Mahkamah Agung. Saat ini, KPK menjadwalkan pemeriksaan staf Panitera Muda Pidana Khusus Mahkamah Agung, Kosidah. Kosidah akan diperiksa sebagai saksi buat tersangka Andri Tristianto Sutrisna -- pejabat MA.
"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ATS," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK, Yuyuk Andriati, Jumat (4/3/2/016).
Selain Kosidah, KPK juga memanggil sejumlah saksi lain. Mereka adalah Sapta Wibawa dan Irwansyah Putra yang bekerja sebagai karyawan Hotel JW Marriot, Surabaya, Jawa Timur. Tujuan pemeriksaan untuk mendapatkan informasi kasus yang juga melibatkan pengusaha Ichsan Suaidi.
Seperti diketahui, Andri ditetapkan menjadi tersangka setelah dilakukan operasi tangkap tangan di rumahnya, Gading Serpong, Tangerang, Banten. Dari rumah itu, penyidik KPK mendapatkan uang sejumlah Rp900 juta yang disimpan dalam dua tempat yang berbeda.
Selain Andri, KPK juga menangkap pengusaha Ichsan Suaidi dan pengacaranya, Awang Lazuardi Embat. Penangkapan ketiganya terkait permintaan dari Ichsan kepada Andri untuk menunda pemberian salinan putusan kasasi kasus perdata yang menjadikan Ichsan sebagai terpidana.
Awang dan Ichsan disangka sebagai pemberi suap dan dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b dan Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sementara itu, Andri disangka sebagai penerima suap dan dijerat Pasal 12 huruf a atau b dan Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ATS," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK, Yuyuk Andriati, Jumat (4/3/2/016).
Selain Kosidah, KPK juga memanggil sejumlah saksi lain. Mereka adalah Sapta Wibawa dan Irwansyah Putra yang bekerja sebagai karyawan Hotel JW Marriot, Surabaya, Jawa Timur. Tujuan pemeriksaan untuk mendapatkan informasi kasus yang juga melibatkan pengusaha Ichsan Suaidi.
Seperti diketahui, Andri ditetapkan menjadi tersangka setelah dilakukan operasi tangkap tangan di rumahnya, Gading Serpong, Tangerang, Banten. Dari rumah itu, penyidik KPK mendapatkan uang sejumlah Rp900 juta yang disimpan dalam dua tempat yang berbeda.
Selain Andri, KPK juga menangkap pengusaha Ichsan Suaidi dan pengacaranya, Awang Lazuardi Embat. Penangkapan ketiganya terkait permintaan dari Ichsan kepada Andri untuk menunda pemberian salinan putusan kasasi kasus perdata yang menjadikan Ichsan sebagai terpidana.
Awang dan Ichsan disangka sebagai pemberi suap dan dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b dan Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sementara itu, Andri disangka sebagai penerima suap dan dijerat Pasal 12 huruf a atau b dan Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih
-
Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?
-
Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen
-
Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara
-
PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
-
Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears
-
Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen
-
Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli
-
Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?
-
Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?