Suara.com - Hari ini, petugas Suku Dinas Tata Air Jakarta Pusat dan petugas Penanggulangan Prasarana dan Sarana Umum Kelurahan Gambir, Jakarta Pusat, masih melanjutkan pembersihan gorong-gorong di Jalan Medan Merdeka Selatan. Selain mengangkat limbah kabel, mereka juga menyingkirkan tanah dan lumpur yang memenuhi selokan air.
"Hari ini kami fokus mengangkat tanah dan lumpurnya, karena tanah itu juga cukup menyulitkan petugas masuk ke dalam gorong-gorong, tanahnya membuat sempit ruangan," kata Lurah Kelurahan Gambir, Salam (45), saat ditemui di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (7/3/2016).
Sampai siang ini, petugas sudah mengangkat lumpur dan tanah sebanyak 50 karung.
"Kami belum bisa memastikan, sampai kapan penggalian ini dilakukan, soalnya ada kemungkinan, di bawah sana masih banyak limbah kabel," kata Salam.
Adapun limbah kabel yang sudah berhasil dikeluarkan dari gorong-gorong hingga sekarang totalnya sudah sebanyak 26 truk.
Pembersihan gorong-gorong dilakukan setelah ditemukan bungkus kabel yang banyaknya sampai bertruk-truk. Penemuan ini membuat Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) geram. Ahok sampai minta bantuan TNI dan Polri untuk mengusut siapa yang menaruh limbah tersebut.
Keberadaan limbah kabel mengakibatkan kondisi saluran air di sekitar Istana semakin buruk sehingga ketika hujan turun, banjir tak terhindarkan karena selokan mampet.
Saat ini, Polda Metro Jaya sedang menyelidiki siapa pemilik limbah kabel tersebut. Beberapa hari lalu, Pasukan Katak TNI AL diturunkan ke lokasi untuk menelusuri gorong-gorong. (Dian Rosmala)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis