Suara.com - Banjir akibat luapan Kali Ciliwung masih merendam sebagian wilayah Kampung Melayu Kecil, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu pagi.
"Air masuk rumah jam setengah dua malam. Sampai sekarang ketinggian air mencapai satu meter," ujar seorang warga RT 06/RW 10 Kampung Melayu Kecil 11, Zulva, Sabtu.
Zulva mengatakan banjir merendam sebagian kawasan wilayah itu. Warga di wilayah tersebut memilih mengungsi di lantai atas rumahnya.
"Kami sekeluarga berlindung di lantai atas. Sudah 'enggak' berani turun karena airnya deras banget," tambah dia.
Lebih memprihatinkan lagi, ia dan keluarganya terpaksa menahan lapar karena tak siap dengan datangnya banjir.
"Kami tidak dapat info, kalau (banjir) sebesar ini," keluh dia.
Tiga hari yang lalu, banjir juga mengenangi wilayah tersebut, namun ketinggian air tidak seperti hari ini.
Kawasan tersebut memang rawan banjir karena terletak persis di samping Kali Ciliwung dan kontur tanah yang melengkung.
Zulva berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberi perhatian pada masyarakat yang terkena dampak banjir tersebut. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Tepis Isu Menyerah, Kaposwil Safrizal Jelaskan Lagi Progres Pembersihan Pasca-Banjir Aceh
-
5 Motor Listrik Anti Konslet, Tak Gundah di Musim Hujan, Kebal Banjir
-
Bisakah Taman Kota Kurangi Banjir? Memahami Solusi Berbasis Alam di Jabodetabek
-
Akses Terputus, Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Desak Pembangunan Jembatan Darurat
-
Banjir Rob di Semarang Bikin Tekor Rp848 Miliar: Bagaimana Cara Mengatasinya?
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing
-
Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul
-
Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz
-
Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir
-
RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra
-
Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz
-
Akademisi Kritik Istilah Inflasi Pengamat dari Seskab Teddy, Sebut Pemerintah Mulai Antikritik
-
Gus Ipul: Pemerintah Kaji Tambahan Bansos untuk Jaga Daya Beli Masyaa
-
Jubir Jusuf Kalla Respons Laporan Polisi Terkait Dugaan Penistaan Agama saat Ceramah di UGM
-
Misteri Jasad Luka Leher di Sungai Jombang: Tertelungkup Tanpa Identitas, Diduga Bukan Warga Sekitar