Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku dalam 2 bulan terakhir berhasil menangkap kapal asing ilegal. Kapal ikan itu masuk ke wilayah perairan Indonesia.
"Selama dua bulan setangah ini Polisi Air dan PSDKP telah berhasil menangkap total 40 kapal asing ilegal yang masuk ke perairan Indonesia. Ini menunjukkan ada peningkatan, pengawasan kita lebih baik," kata Susi saat menggelar konferensi pers di rumah dinas Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (16/3/2016).
Dengan banyaknya kapal yang ditangkap tersebut membuktikkan potensi disektor perikanan Indonesia sering kali menjadi incaran kapal-kapal asing ilegal. Susi pun mengapresiasi tangkapan kapal yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal PSDKP, Polisi Air dan TNI AL.
"Kapal-kapal tersebut merugikan negara cukup besar, kebanyakan kapal menggunakan bendera asing. Dan kalau ada yang menggunakan bendera Indonesia, hal itu merupakan bendera palsu," katanya.
Guna meningkatkan pengawasan dan pemberantasan praktik ilegal Fishing, pihaknya akan semakin memperketat pengawasan agar ikan-ikan di perairan Indonesia dapat dimanfaatkan masyarakat di Indonesia.
"Kita akan terus mengeluarkan kapal-kapal patroli. Dan semua kapal yang nanti ditangkap akan kita tangani sendiri," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!
-
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris
-
Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari
-
Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel
-
Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI