Suara.com - Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Fadli Zon berani berdebat dengan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait kasus dugaan korupsi pengalihan lahan RS Sumber Waras yang sekarang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi.
Soalnya, kata Fadli, Ahok selalu menyatakan tidak ada kerugian negara dalam kasus pengalihan lahan tersebut. Padahal, menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, jelas-jelas ada indikasi penyimpangan di sana.
Menanggapi hal itu, Ahok meminta DPR meminta keterangan Badan Pemeriksa Keuangan dan KPK yang menangani kasus Sumber Waras. KPK menyebutkan tidak menemukan indikasi tindak pidana dalam proses pembelian tanah.
"Fadli Zon itu ngerti tata negara yang milih BPK kan DPR, KPK juga DPR Komisi III. Kalau dia meragukan hasil audit investigasi KPK ya mereka panggil dong BPK atau KPK ke DPR. Bukan ngajak saya duel berdebat begini," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (17/3/2016).
Tapi kalau memang harus berdebat dengan Fadli Zon, Ahok siap. Ahok membayangkan nanti Fadli Zon kalah debat lalu menantang duel di ring tinju.
"Lama-lama dia kalah berdebat ngajak saya naik ke ring. Kalau naik ring saya jamin Fadli Zon bisa KO sama saya," kata Ahok yang merupakan mantan politisi Golkar dan Gerindra.
Pemerintah membeli lahan milik Yayasan Kesehatan Sumber Waras senilai Rp800 miliar. Dananya diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan tahun 2014.
Menurut BPK proses pengadaan lahan tak sesuai dengan prosedur. BPK menilai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membeli tersebut dengan harga yang lebih mahal.
Masalah ini menjadi pembicaraan panas di tengah persiapan Ahok maju ke Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 bersama Heru Dwi Hartanto melalui jalur non partai politik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu