Suara.com - Abraham Lunggana alias Lulung hadir di acara penganugerahan anggota kehormatan Forum Pemuda Betawi di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (24/3/2016). Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta yang juga Ketua Badan Musyawarah Masyarakat Betawi itu menyinggung Gubernur Jakarta Basuki Purnama (Ahok) sebagai sosok yang pintar propaganda.
"Di Jakarta itu ada dua jenis orang, yang pertama adalah orang yang pandai beretorika dan kedua orang yang hanya jago propaganda. Yang jenis pertama itu ya ketua FPB, Rahmat HS, pandai beretorika," kata Lulung yang juga punya hasrat kuat menjadi gubernur Jakarta periode 2017-2022.
"Nah kalau yang satu lagi itu Ahok. Ahok itu pandai sekali melakukan propaganda," Lulung menambahkan.
Empat tokoh yang juga ingin menjadi gubernur Jakarta periode 2017-2022 mendapatkan gelar kehormatan sebagai anggota Forum Pemuda Betawi. Mereka adalah Yusril Ihza Mahendra, Sandiaga Uno, Hasnaeni Moein, dan Ahmad Dhani.
Di acara tersebut, Lulung juga berseloroh Ahok sebenarnya hanya gubernur media.
"Ahok itu gubernur media. Gubernur yang cuma di media itu nggak punya struktur, kami yang di partai itu punya struktur," ujar Lulung.
Sampai sekarang belum ada partai yang mau mengusung Lulung menjadi calon gubernur, bahkan partainya sendiri.
Tapi agar tak kehilangan panggung, dia membentuk basis pendukung yang diberi nama Suka Haji Lulung. Komunitas ini bergerak, antara lain menggalang dukungan fotokopi KTP warga Jakarta sebagai tiket bagi Lulung maju lewat jalur independen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan