Suara.com - Terjadi lagi kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur, kali ini korbannya pelajar kelas satu sekolah dasar, berinisial ND (6). Tersangkanya sopir angkot serabutan bernama Sarno, warga Kampung Bojong, RT 4, RW 8, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.
"Kami mengamankan satu buah celana dalam milik korban warna biru," kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Jakarta Timur Komisaris Polisi Husaimah kepada Suara.com, Kamis (24/3/2016).
Husaimah kemudian menjelaskan bagaimana perbuatan jahat itu dilakukan Sarno.
Setiap kali mau melakukan kejahatan, Sarno terlebih dahulu memanggil korban datang ke rumahnya. Lalu, dia menjebak korban dengan cara memutarkan film porno melalui ponsel.
"Pelaku mempertontonkan film porno kepada korban melalui HP-nya, setelah itu pelaku membuka celana dalam korban dan lain sebagainya," kata Husaimah.
Husaimah mengatakan Sarno mencabuli ND sebanyak tiga kali.
"Tiga kali di rumah pelaku pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB ke atas," katanya.
"Perbuatan cabul dilakukan yang pertama di ruang tamu, yang kedua di kamar dan yang ketiga di kamar mandi," Husaimah menambahkan.
Pertamakali selesai melakukan tindakan bejat, Porno memberi korban uang sebesar Rp5 ribu. Perbuatan berikutnya, tersangka membelikan korban kue dan yang ketiga membelikan mangga satu biji.
Perbuatan Sarno diketahui setelah korban mengeluh sakit di bagian intim kepada orangtuanya.
"Setelah dicek, vagina korban merah dan korban menjelaskan perbuatan pelaku yang merupakan tetangga kepada ibunya yang oleh orangtua korban ditindaklanjuti melaporkan ke Polsek Duren Sawit," kata Husaimah.
Hasil visum menunjukkan bagian intim bocah mengalami luka.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
-
'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim
-
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?