Suara.com - Ibu Muryati, petugas kebersihan taman di depan Balai Kota DKI Jakarta, sekarang dikejar-kejar wartawan terus.
Ibu yang pernah melawan para sopir angkot saat demonstrasi di depan Balai Kota, pada Selasa (22/3/2016), dua hari terakhir wajahnya selalu menghiasi media massa.
Itu terjadi sejak petugas harian lepas Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta setelah mendapat hadiah ponsel merek Samsung J5 dari Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berkat keberanian melawan sopir-sopir angkot yang menginjak-injak taman Balai Kota.
"Dari kemarin ditanya-tanya Wartawan mas, hampir setiap jam ditelpon, katanya mau diwawancara, kemarin ada tujuh wartawan yang telpon," kata Muryati di depan Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (24/3/2016).
Selain dikejar-kejar awak media, Muryati mendadak punya fans. Banyak orang yang meminta foto bareng dia di tengah aktivitasnya merawat lingkungan hidup.
"Banyak yang ngajak foto, polisi aja banyak, orang Telkom, dari mana-mana mas," kata Muryati.
Bahkan, Ahok juga meminta foto bersama dirinya.
"Pak Ahok juga minta foto, dia (Ahok) bilang, fotonya nanti dibesarin ya bu, iya pak, saya bilang (ke Ahok)," kata Muryati yang sudah 17 tahun mengabdi sebagai petugas kebersihan.
Ahok dan Wakil Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat bangga sekali dengan Muryati. Seharusnya, semua warga punya kesadaran seperti Muryati dalam menjaga lingkungan.
Taman di Ibu Kota Jakarta dibiayai dengan uang yang tak sedikit. Uangnya diambil dari pajak masyarakat. Kalau warga tak ikut menjaganya, masyarakat yang rugi sendiri. (Dian Rosmala)
Tag
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara