Suara.com - Polisi Malaysia menangkap 15 orang terduga teroris yang diduga anggota ISIS. Mereka dicurigai telah merencanakan serangan dan mengumpulkan bahan kimia pembuat bom.
Kepala Polisi Di Raja Malaysia Khalid Abu Bakar mengatakan terduga teroris yang berhasil diamankan yakni berusia antara 22 hingga 49 tahun, termasuk 4 orang perempuan, petugas polisi, teknisi pesawat, mahasiswa dan ulama masjid.
Ke-15 terduga ditangkap dalam kurun waktu tiga hari di wilayah Kuala Lumpur dan enam negara bagian lainnya. Dikatakan Khalid, mereka telah mendapat perintah melakukan serangan di Malaysia dari seorang warga Malaysia yang sudah bergabung dengan ISIS di Suriah.
Lebih lanjut Khalid mengatakan, kelompok teroris ini juga berencana menyelundupkan 2 anggotanya dari luar negeri ke beberapa negara di Asia Tenggara. Selama ini, mereka juga aktif menghimpun untuk mendukung kelompok militan di Filipina Selatan serta merekrut anggota baru.
Penangkapan hanya beberapa hari berselang setelah serangan bom bunuh diri di Bandara Zaventem dan Stasiun Metro di kota Brussels yang menewaskan 34 orang serta 300 lainnya luka-luka. (The Guardian)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara