Suara.com - Warga Jakarta yang mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merata, bahkan sampai sebagian Kepulauan Seribu.
Hari ini, Senin (28/3/2016), tokoh masyarakat dari Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, Haji Machrus (56), mendatangi posko Teman Ahok di Graha Pejaten 3, Jalan Pejaten Raya, Jakarta Selatan.
"Saya mau ngantar formulir sama fotokopi KTP, sebanyak kurang lebih 500 lembar, sebagai bukti dukungan dari masyarakat Pulau Kelapa kepada Pak Ahok," kata Haji Machrus di Posko Teman Ahok.
Haji Machrus datang ke posko Teman Ahok bukan hanya untuk menyerahkan formulir, melainkan juga mau meminta formulir kosong untuk dibagikan ke warga di Pulau Kelapa.
"Iya, saya juga mau mengambil formulir kosong, soalnya masih banyak penduduk Pulau Kelapa yang tidak kebagian," kata Haji Machrus.
Haji Machrus mengungkapkan rumahnya sekarang ini direlakan untuk dijadikan posko pengumpulan dukungan buat Ahok.
Ahok akan maju bersama Heru Budi Hartono melalui jalur non partai politik. Partai Hanura yang memiliki memiliki 10 kursi di DPRD DKI Jakarta dan Partai Nasional Demokrat yang memiliki 5 kursi di DPRD DKI Jakarta resmi mendukung Ahok.
Dengan demikian, Ahok yang maju lewat jalur non partai politik, sekarang mendapatkan total dukungan 15 dari 106 kursi di DPRD DKI Jakarta. (Dian Rosmala)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'
-
Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi Dana Hibah, Akan Jadi Saksi Besok