Suara.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan mempersilakan partai-partai politik berkoalisi untuk menghadapi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di bursa Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta tahun 2017.
"Sah saja, demokrasi boleh saja. PAN sikapnya independen," kata Zulkifli Hasan di Jakarta Convention Center, Rabu (30/3/2016).
PAN sendiri, kata dia, sekarang belum menentukan siapa tokoh yang akan diusung menjadi calon gubernur Jakarta periode 2017-2022. Saat ini, partai sedang melakukan survei untuk mencari kandidat yang tepat.
Nama-nama tokoh yang masuk daftar survei PAN sudah tidak asing lagi, dan sebagian juga masuk daftar kandidat partai lain, seperti Sandiaga Uno, Yusril Ihza Mahendra, Bima Arya, Adhyaksa Dault, dan Bupati Bojonegoro Suyoto. Bahkan, Ahok juga masuk daftar.
"Tunggu hasil survei akhiri April, Mei sudah bisa ketahuan. Jangan mendahului," katanya.
Sebelumnya, Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik mengusulkan agar partai politik memikirkan calon terbaik untuk memimpin Jakarta. Tujuannya untuk menyamakan visi dan misi sesama partai politik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat