Suara.com - Pebalap Indonesia yang tergabung dalam Tim Manor Racing Rio Haryanto mengaku kecewa dengan hasil kualifikasi pada Jumat (2/4) waktu setempat menjelang pelaksanaan lomba balap mobil Formula Satu (F1) di Sirkuit Internasional Sakhir Bahrain.
"Setelah latihan resmi ketiga yang baik pagi ini, saya kecewa dengan sesi kualifikasi. Saya hanya punya waktu untuk satu kesempatan saja dan saya tidak mendapatkan hasil yang cukup bagus dari putaran tercepat saya," kata Rio Haryanto, seperti disampaikan Media Relations Cep Goldia dalam surat elektronik yang diterima di Semarang, Jateng, Minggu.
"Jelas terlihat masih ada performa yang dapat muncul dari mobil dan dari saya, sehingga kami harus melihat apa yang terjadi dengan format kualifikasi ini dan berusaha untuk mengoptimalkan solusi apa pun yang kami miliki di Tiongkok. Sebuah pekerjaan yang lebih sulit untuk esok hari, tapi saya masih memiliki harapan besar karena saya jauh lebih senang dengan race pace kami kemarin," kata pembalap asal Solo, Jateng tersebut.
Pada babak kualifikasi untuk menentukan nomor start para peserta balap mobil F1 tersebut, pembalap berusia 23 tahun ini menempati posisi ke-21 dengan catatan waktu 1:34.190, sedangkan rekan satu tim Rio Haryanto, pembalap asal Jerman Pascal Wehrlein menempati posisi ke-16 dengan catatan waktu 1:32.806.
Dengan hasil ini, Rio Haryanto akan memulai start pada posisi ke-20, mengingat pebalap Tim Renault Kevin Magnussen yang menempati posisi ke-19 harus turun ke posisi terakhir akibat mendapat penalti, sedangkan Pascal tetap memulai start pada posisi ke-16.
Pascal Wehrlein mengatakan, "Saya sangat senang, berbeda sekali dari Melbourne! Sayang tidak dapat meneruskan ke Q2 tapi saya sangat senang kami berada sedekat ini sekarang dan posisinya benar-benar bagus untuk pengembangan berikutnya. Saya harus berterima kasih kepada tim atas kerja keras mereka dalam memberikan saya mobil di mana saya merasa nyaman di dalamnya. Kami berada di tempat yang bagus untuk besok, meskipun kami masih mengalami beberapa masalah degradasi ban saat long run. Ini adalah balapan yang panjang, jadi kami perlu mengelolanya. Hal yang bagus jika bisa mendapatkan start seperti di balapan terakhir dan saya berharap kami tetap tampil kompetitif dengan mobil-mobil lain." Direktur Balap Manor Racing Dave Ryan mengatakan, "Sebuah penampilan yang benar-benar fantastis dari Pascal hari ini. Kami telah membuat langkah yang cukup bagus di sini, tapi dia pasti sangat bersemangat setelah FP3 dan tahu hasil yang baik itu dalam genggamannya." Dia menyatakan pula, "Kami menghabiskan banyak waktu melihat apa yang perlu kami lakukan di sini setelah kekecewaan dari Melbourne dan senang rasanya melihat itu diterjemahkan ke dalam kemajuan nyata. Kami juga hanya terpaut dalam hitungan per sepuluh detik dari Q2, jadi meskipun ada banyak ruang untuk perbaikan, kami sedang menuju ke arah yang benar." "Rio juga sudah mempunyai akhir pekan yang lebih baik di sini dan terlihat bagus di FP3. Ia tidak mendapatkan lap yang sempurna, yang pasti ia kecewa dengan itu, tapi nampaknya akan membaik untuk dirinya juga," kata Dave pula.
Lomba balap mobil F1 di Bahrain ini dilaksanakan pada Minggu ini mulai pukul 18.00 hingga 20.00 waktu setempat.
Sirkuit Internasional Sakhir ini memiliki panjang lintasan 5.412 kilometer. (Antara)
Berita Terkait
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
-
Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?
-
Bukan Sekadar Game! Lenovo Legion Jadi 'Senjata' Utama di F1 Sim Racing World Championship 2026
-
Akankah Max Verstappen Tinggalkan Red Bull? Ucapan Lama soal GP Kembali Disorot
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi