Suara.com - Sore nanti, kesebelasan Persib Bandung dan Arema Cronus akan bertemu di ajang final Piala Bhayangkara di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Moechgiyarto mengatakan pola pengamanan pertandingan dilakukan secara maksimal untuk mengantisipasi terjadinya aksi anarkis.
Salah satu pola pengamanannya yaitu petugas mengawal terhadap kendaraan-kendaraan yang membawa suporter ke stadion maupun nanti saat keluar dari stadion.
"Salah satunya suporter yang bergerak dari Jatim, Jabar, Bali, dan Sriwijaya diamankan dan dikawal," kata Moechgiyarto usai menggelar apel pasukan di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Moechgiyarto telah menginstruksikan seluruh jajarannya di wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk berjaga-jaga, terutama daerah yang dilewati rombongan suporter.
"Untuk tugas dipahami di lapangan dan segera digeser di sektor mereka bisa diamankan dengan baik," kata dia.
Ketika mereka tiba di stadion, sebelum masuk ke dalam, juga akan diperiksa untuk mengantisipasi senjata tajam dan narkoba.
"Kami siapkan tim pengurai. Manakala gerombolan yang tidak terkoordinir lalu didatangi. Bawa tiket atau tidak. Bawa tiket kita kawal lalu suporter di mana. Di dalam juga sudah dibagi kita bikin pagar betis untuk sekat suporter," katanya
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025
-
Tragedi Bocah NTT Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku, Mensos Janjikan Bantuan Pendidikan untuk Kakaknya
-
Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100
-
OTT KPK di Jakarta Jaring Pejabat Bea Cukai
-
Gus Ipul Prihatin Kasus Siswa SD di NTT, Ingatkan Pentingnya Data Perlindungan Sosial
-
Nekat Bongkar Trotoar Tanpa Izin, Pengelola Hotel di Pondok Indah Kena Sanksi