Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tidak masalah kalau banyak pihak yang menyebut atau memberi julukan Gubernur Agung Podomoro.
Penyebutan Gubernur Agung Podomoro tidak terlepas dari kebijakan Ahok yang memanfaatkan biaya pihak swasta untuk merealisasikan program-program pembangunan Jakarta. Mulai dari program corporate social responsibility (CSR) hingga kewajiban tambahan pengembang.
"Terserah. Yang penting saya melakukan Gubernur DKI secara konstitusi. Terserah, mau ngeledek saya Gubernur Podomoro, terserah. Yang penting dia lebih kooperatif, kenapa nggak?" kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (7/4/2016).
Ahok mengakui kalau dirinya memiliki kedekatan dengan petinggi Agung Podomoro. Sehingga tak masalah jika disebut sejumlah pihak sebagai Gubernur Agung Podomoro.
Beberapa kontribusi Agung Podomoro untuk Jakarta antara lain, pembangunan Rumah Susun, ruang publik terpadu ramah anak, jalan layang non-tol Pluit, gedung parkir Polda Metro Jaya, hingga reklamasi Pulau G oleh anak usaha Agung Podomoro, PT Muara Wisesa Samudera (MWS).
Untuk pelaksanaan izin reklamasi Pulau G sendiri berdasar Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 2238 Tahun 2014 tertanggal 23 Desember 2014 tentang Pemberian Izin Pelaksanaan Reklamasi Pulau G kepada PT. Muara Wisesa Samudera.
"Kamu mau sebut apa juga boleh. Saya bapak Reklamasi, ada yang bilang begitu, terserah. Reklamasi kenapa? Nggak ada yang jelek kok. Ali Sadikin juga reklamasi. Kamu kira Ancol bukan reklamasi?" kata Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Anak 6 Tahun Dilecehkan Bertahun-tahun di Sekolah Kristen, Orang Tua Korban Digugat Rp820 juta
-
Kaji Potensi Korupsi Anggaran MBG, KPK: BGN Belum Siap Kelola Rp268 Triliun
-
Disemprot Donald Trump, Benjamin Netanyahu Balik Melawan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN
-
Dadan Hindayana Dicopot, Istana Jamin MBG Tetap Berjalan Normal
-
Dasco Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN: Dia Teruji di Lapangan
-
Alasan Prabowo Copot Pimpinan BGN: dari SOP hingga Kualitas Makanan
-
Kepala BGN Diganti, Dasco: DPR Apresiasi Pemerintah Dengar Aspirasi Rakyat