Astrid, alumni Lemhannas dan mantan Direktur Konfederasi Wartawan ASEAN di PWI Pusat, pernah mengharapkan wartawan Indonesia dapat membuat karya yang bermanfaat bagi bangsa, memacu kreativitas seperti cita-cita Adinegoro .
Bagi orang-orang di lingkungannya, Astrid memang dikenal sebagai sahabat yang baik dan berusaha membuat orang lain merasa nyaman, bahkan pada saat sakit dan menjalani perawatan, dia kerap menghibur orang-orang yang datang menengok atau yang menelepon.
"Beberapa hari lalu saya menelepon meminta izin untuk menengok, tetap Bu Astrid menelepon dan bertanya tentang kesehatan saya, dan mengatakan bahwa beliau sehat dan minta didoakan," kata Taty Mansyur, staf sekretariat di PWI Pusat yang selama ini rajin menengoknya.
"Semoga penitia tetap Anugerah Adinegoro dapat menjalankan pesan-pesan Bu Astrid dngan baik dan didukung oleh para juri," tutur Rita Sri Hastuti, wartawan senior yang juga sering menjadi juri.
Selama menjalani perawatan kesehatan ke Singapura maupun di Jakarta, Astrid menunjukkan sikap sebagai pasien yang penuh semangat dan ingin bebas dari penyakitnya.
"Cucu keponakan saya akan menikah di Fiji, saya ingin sembuh dan menyaksikan pernikahannya," ujar Astrid beberapa waktu lalu.
Namun, perjalanan hidupnya berakhir sebelum seluruh cita-citanya terpenuhi.
"Gute reise meine liebe. Schwester Astrid," kata Parni Hadi, salah seorang sahabatnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik