Astrid, alumni Lemhannas dan mantan Direktur Konfederasi Wartawan ASEAN di PWI Pusat, pernah mengharapkan wartawan Indonesia dapat membuat karya yang bermanfaat bagi bangsa, memacu kreativitas seperti cita-cita Adinegoro .
Bagi orang-orang di lingkungannya, Astrid memang dikenal sebagai sahabat yang baik dan berusaha membuat orang lain merasa nyaman, bahkan pada saat sakit dan menjalani perawatan, dia kerap menghibur orang-orang yang datang menengok atau yang menelepon.
"Beberapa hari lalu saya menelepon meminta izin untuk menengok, tetap Bu Astrid menelepon dan bertanya tentang kesehatan saya, dan mengatakan bahwa beliau sehat dan minta didoakan," kata Taty Mansyur, staf sekretariat di PWI Pusat yang selama ini rajin menengoknya.
"Semoga penitia tetap Anugerah Adinegoro dapat menjalankan pesan-pesan Bu Astrid dngan baik dan didukung oleh para juri," tutur Rita Sri Hastuti, wartawan senior yang juga sering menjadi juri.
Selama menjalani perawatan kesehatan ke Singapura maupun di Jakarta, Astrid menunjukkan sikap sebagai pasien yang penuh semangat dan ingin bebas dari penyakitnya.
"Cucu keponakan saya akan menikah di Fiji, saya ingin sembuh dan menyaksikan pernikahannya," ujar Astrid beberapa waktu lalu.
Namun, perjalanan hidupnya berakhir sebelum seluruh cita-citanya terpenuhi.
"Gute reise meine liebe. Schwester Astrid," kata Parni Hadi, salah seorang sahabatnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom
-
FTSE Segera Umumkan Klasifikasi, IHSG Ditutup Terkoreksi
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
Terkini
-
Andrie Yunus Disebut Jadi Simbol Suara Kritis Gen Z yang Hadapi Intimidasi dan Kekerasan
-
13 Jam Jelang Dibom AS, Kaum Muda Iran Bikin 'Tameng Manusia' di Pembangkit Listrik
-
KPK Cecar Istri Ono Surono 16 Pertanyaan Soal Suap Ijon Bekasi
-
Toilet Rusak Hingga Sofa Tak Layak, Rudy Masud Beberkan Alasan Renovasi Rumah Jabatan Rp25 Miliar
-
Lapas Nyaris Meledak! Kepala BNN Usul 54 Ribu Pengguna Narkoba Direhabilitasi Ketimbang Dipenjara
-
Gebrakan Menteri HAM Natalius Pigai di DPR: Singgung Intoleran hingga Usul UU Kebebasan Beragama
-
Komnas HAM Respons Aksi Protes Buntut Kasus Andrie Yunus, Bakal Surati Presiden dan DPR
-
Harga Kedelai di Jakarta Menggila Imbas Konflik Global, Warga Diimbau Mulai Lirik Urban Farming
-
Baliho 'Aku Harus Mati' Disorot, Kemenkes: Bisa Picu Pikiran Negatif Pada Orang Rentan
-
Andrie Yunus Sampaikan 2 Pucuk Surat dari Rumah Sakit, Ini Isinya!