Suara.com - Di tengah eskalasi politik yang terus memanas menjelang pilkada Jakarta tahun 2017, relawan Teman Ahok potong tumpeng di markas mereka, Graha Pejaten, Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (11/4/2016).
Mereka potong tumpeng untuk merayakan keberhasilan mengumpulkan fotokopi KTP warga Jakarta. Sampai hari ini, mereka sudah mengumpulkan sebanyak 533.420 fotokopi sebagai tiket bagi pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Heru Budi Hartono mengikuti pilkada lewat jalur non partai politik.
Fotokopi KTP sebanyak itu mereka himpun sejak tanggal 11 Maret 2016.
"Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada para relawan, masyarakat dan rekan-rekan kami semuanya, atas partisipasi dan kerja kerasnya selama ini," kata juru bicara relawan Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas.
Amalia mengatakan meski jumlah yang terkumpul sudah melebihi batas yang ditetapkan KPUD DKI Jakarta, relawan akan terus mengumpulkan fotokopi KTP untuk mencapai target sebanyak satu juta fotokopi.
"Jumlah 533.420 baru mencapai syarat minimal KPUD, target kami sejuta. Jadi semangatnya harus ditingkatkan lagi, apa lagi kalau DPR sampai menaikkan syarat minimum, jadi kami harus antisipasi itu," tutur Amalia.
Lebih jauh, Amalia mengatakan dukungan masyarakat kepada Ahok dan Heru terdiri dari berbagai bentuk.
"Banyak banget yang membantu kami, sumbangan ide, ketrampilan dan karyanya untuk mendukung Teman Ahok, lewat penjual merchandise yang meningkat, macem-macem deh," tuturnya. (Dian Rosmala)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan