Suara.com - Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak pernah sepi dengan aksi demonstrasi. Saban hari ada saja kelompok dari berbagai nama mendesak ini itu.
Rabu (13/4/2016) siang ini misalnya, ada kelompok yang berdemo memanfaatkan momen kasus dugaan korupsi pembelian Rumah Sakit Sumber Waras yang ramau diperbincangkan di media. Gubernur DKI Jakarta Basusi Tjahaja Purnama diduga terlibat.
Kelompok orang yang mengatasnamakan Gerakan Tangkap Ahok (GTA) menggelar aksi unjuk rasa di depan KPK, Jakarta. Mereka menuntut KPK segera menangkap Ahok.
Menariknya yang berdemo tidak banyak, hanya 9 orang saja. Namun mereka tetap percaya diri. Mereka mengklaim jumlah mereka yang sedikit karena yang berdemo hanya perwakilan.
"Ini hanya perwakilan dari simpul-simpul dari aliansi kita aja," kata salah satu pendemo kepada suara.com.
"Jangan nanya banyak massanya yang penting kan kita suarakan aspirasi kita," katanya.
Durasi aksi tersebut juga tidak begitu lama tidak sampai 30 menit. Massa tersebut juga langsung membubarkan diri tanpa pengawalan aparat kepolisian.
Berita Terkait
-
Sumber Waras Disoal Terus, Ahok: Memang Negeri Ini Gila
-
Ahok Ngamuk: Hebat Kamu Dinas Taman, Bikin Dubes Inggris Ngemis
-
Kesal Ditanya Wakil BPK di KPK, Ahok Jawab "Darimana Otaknya"
-
Tak Ditemani Veronica, Ahok Goda Istri Djarot yang Dandan Keren
-
Bela Ahok Sebut BPK Ngaco, Ruhut Sindir Harry di Panama Papers
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah