Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) masih menyimpan kenangan ketika diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kasus pengadaan tanah untuk Rumah Sakit Sumber Waras pada Selasa (12/4/2016).
Ketika itu, Ahok mengaku ditanya oleh salah satu penyidik. Ahok menduga penyidik itu perwakilan dari Badan Pemeriksa Keuangan. Ahok merasa lembaga ini tendensius dalam melakukan audit investigasi.
"Ada lagi pertanyaan yang lucu banget, bapak tahu nggak HGB (hak guna bangunan) Sumber Waras akan berakhir 2018? (Saya pikir) ini kan bahasanya LSM yang DPRD belakang," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (13/4/2016).
Menurut Ahok hampir seluruh sertifikat tanah perusahaan memakai HGB serta hak guna usaha.
"(Saya jawab) oh gitu ya? Kalau gitu republik kita kaya raya Pak. Karena hampir semua pabrik, sertifikat apapun di Indonesia atas nama PT, termasuk sawit, semua tambang semua apapun, itu pakai HGB dan HGU, ada masa selesai. Kalau diterjemahkan selesai ini, kita ambil balik, kaya kita pak. Kaya pak. Itu siapa yang ngajarin gitu pak? UU-nya BPK baca nggak," kata Ahok.
Lebih lanjut, menurut Ahok tanah yang ada di kawasan RS Sumber Waras bukan tanah negara. Maka jika diartikan, menurut Ahok, pembelian tanah tidak perlu dilakukan. Sebab pemerintah hanya tinggal menunggu HGB dan HGU perusahaan habis.
"Saya tahu anda profesional tapi tidak semua orang profesional. Karena ini nggak bisa dibuka, saya musti ngomong. Saya ngomong blak-blakan sama dia. Panjang, saya sampaikan argumentasi saya," katanya.
"Kalau itu pengertiannya saya bilang, mari nggak usah beli tanah. Tunggu aja semua. Berarti semua kantor gedung, di semua mal, pakai HGB dan HGU toh, kalau selesai punya kita nggak? Darimana otak pikiran itu," Ahok menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
7 Penyebab Motor Matic Kurang Tenaga di Tanjakan, Ketahui sebelum Terlanjur Mogok
-
Cara Pesan Tiket Shinkansen untuk Liburan di Jepang, Kini Bisa Lebih Praktis dari Indonesia
-
Diresmikan Jokowi, Kini PT GNI Terancam Bangkrut dan PHK Ribuan Karyawan! Bahlil: Jangan Tanya Saya!
-
3 Zodiak yang Diprediksi Memasuki Era Baru Mulai 5 Agustus 2026, Hidup Jadi Lebih Baik
-
Spesifikasi dan Harga Honda Super-ONE, Mobil yang Bikin Purbaya Nyeletuk: Mahal Juga!
-
5.925 PNS Daerah Dipecat Mulai Agustus 2026, Ketahuan Curang saat Ujian ASN Thailand
-
DPRD DKI Soroti Kesiapan LPDP Jakarta, Usul Anggaran Diprioritaskan untuk Sekolah Gratis
-
Ekonomi RI di Kuartal II Diselamatkan Oleh Masyarakat yang Sering Makan di Restoran
-
Minyak Kemiri Murni vs Minyak Kemiri Bakar, Mana yang Lebih Baik untuk Rambut?
-
Duh! 1 Lowongan Kerja Kini Diperebutkan 16 Orang, Persaingan Makin Brutal