Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menemui Menteri Perdagangan Thomas Lembong di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Kamis (14/4/2016) sore.
Sebelum berangkat ke kantor Kemendag, Ahok mengatakan tujuan pertemuan nanti untuk membahas soal stok bahan makanan, terutama daging sapi, menjelang musim lebaran 2016.
"Sama kita mau tahu kepastian izin impor daging yang India. Kita pengen tahu kapan keluarnya dan kita juga berharap kalau keluar yang (daging dari) India itu ke industri yang ke pasar," kata Ahok.
Ahok mengungkapkan kalau daging impor dari India langsung masuk ke pasar, efeknya harga anjlok.
"Karena kita sudah berhasil dari NTT kita sudah nahan (harga) Rp95-99 ribu nih harga sapi, memang nggak turun, tapi masih tinggi ada di Rp120 ribu. Kemarin malah ada yang Rp140 ribu per kilo, karena stok daging sapinya ngga cukup," kata Ahok.
"Jadi kita pengen supaya bagaimana caranya, supaya sapi yang dari India datang masuk ke industri. Kami juga tidak ingin peternak rugi, tapi kita juga nggak pengen harga sapi itu di bawah Rp100 ribu," Ahok menambahkan.
Ahok belum bisa lebih jauh, dia ingin mendengar langsung penjelasan dari Lembong.
"Makanya saya mau ngomong, saya nggak tahu saya pengen denger. Kan Jakarta konsumsi daging paling besar, saya pengen dengar dari menteri perdagangan. Kebijakannya konsepnya apa?" kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara