Suara.com - Berkas kasus penganiayaan yang dilakukan anggota DPR RI dari Fraksi PPP Fanny Safriansyah alias Ivan Haz terhadap pembantunya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (20/4/2016). Pelimpahan berkas kasus putra mantan Wakil Presiden Hamzah Haz merupakan tahap kedua.
Demikian dikatakan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Waluyo.
Waluyo menambahkan pengacara Ivan Haz, saat ini sedang mengajukan permohonan penahanan Ivan agar tetap dilakukan Polda Metro Jaya.
"Permohonan untuk tetap di polda penahanan, tidak ingin dipindah di rumah tahanan Salemba," kata Waluyo.
Tetapi, kata Waluyo, Kejati DKI Jakarta akan tetap memindahkan Ivan ke rutan Salemba agar tidak menimbulkan kecemburuan bagi tahanan lainnya.
"Kejaksaan minta tetap di Salemba, agar tak ada diskriminatif terhadap tersangka lain," ujar Waluyo.
"Kejari tetap tahan di Salemba, dipindahkan hari ini. yang bersangkutan (Ivan Haz) sudah di kejari. kejaksaan tidak mau membedakan status terhadap tersangka manapun," Waluyo menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Promo Cashback Hingga Diskon 35 % Ramaikan BRI Wellness Experience
-
BRI Wellness Experience Angkat Potensi Sports and Wellness Tourism Indonesia
-
Bahlil Ungkap Alasan IAS Jadi Calon Tunggal, Sekaligus Singgung Appi yang Absen
-
Cekcok Dua Anggota DPRD Riau Berujung Bentrok, Golkar Pusat Minta Maaf
-
Bedak Tabur Viva Face Powder untuk Kulit Sawo Matang No Berapa? Ini Pilihan Shade yang Paling Cocok
-
Bahlil soal Antrean BBM di Sumatera: Bukan Minyak Habis, tapi Sopir Tangki Mogok
-
DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
-
Kematian Dokter PPDS di Siak Masih Misteri, 4 Orang Diperiksa
-
Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi
-
Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu