Suara.com - Sehubungan dengan peringatan Hari Buruh Sedunia yang jatuh setiap tanggal 1 Mei, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI jakarta memiliki cara tersendiri agar para buruh tidak melakukan aksi unjuk rasa sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.
Menurut Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, Pemprov DKI akan mengajak para pengusaha maupun perusahaan tempat para buruh bekerja, untuk membuat kegiatan atau acara. Ini dikatakan Djarot seusai melakukan rapat koordinasi kesiapan mengantisipasi Peringatan Hari Buruh Sedunia (May Day) Tahun 2016 di Jakarta, yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi DKI Jakarta.
"Contohnya (acara) pasar murah, berbagai lomba, dan juga kegiatan budaya," kata Djarot, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (20/4/2016).
Dengan begitu, Djarot berharap para buruh bisa mengurungkan niatnya melakukan aksi unjuk rasa di sejumlah kantor pemerintahan serta Istana Presiden, pada momen 1 Mei yang bertepatan dengan hari Minggu itu.
Namun selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga disebut terus melakukan koordinasi dengan aparat keamanan, baik dari Komando Daerah Militer (Kodam) maupun Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya.
"Supaya ada aktivitas pada hari Minggu seperti biasa (kalau ada demo bisa terganggu yang Car Free Day). Tapi kita tetap waspada, ya," jelas mantan Wali Kota Blitar ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum