Suara.com - Waki Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid berharap Fahri Hamzah tidak membuat gaduh internal Partai Demokrat. Fahri dikabarkan akan bertemu Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono. Fahri juga dikabarkan akan masuk Demokrat.
Sementara sebelumnya Juru Bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul yang tidak setuju Fahri Hamzah menjadi kader partai berlambang bintang Mercy ini.
"Kita tidak berharap ada masalah di lingkungan Demokrat. Demokrat kawan kita juga. Pak Susilo Bambang Yudhoyono (Ketua Umum Partai Demokrat) juga kawan kita juga, dan kami menghormati, kami berharap masalah Fahri tidak membuat mereka jadi gaduh," kata Hidayat di DPR, Senin (25/4/2016).
Hidayat pun berharap Fahri bisa diterima dengan baik serta bisa diberikan pencerahan mengenai aturan partai, di mana seluruh kader harus mengikuti keputusan pimpinan partai.
"Sama seperti ketika Partai Demokrat bersikap tentang pembahasan revisi UU KPK, semula kan semuanya mendukung, kemudian saat pak SBY bilang menolak, maka semuanya mengikuti apa yang disarankan Pak SBY," kata Hidayat.
"Itulah berpolitik, ada aturannya," tambah Wakil Ketua MPR ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!